Sepiritual turism bali bersiap bersaing

Bali Masih Jadi Gerbang Utama Pariwisata Indonesia
Bali dianggap sebagai pintu gerbang untuk memperkenalkan daerah wisata lain kepada wisatawan mancanegara yang datang berkunjung.
Bali, Bali identik dengan pantai. Pasirnya yang putih, air yang jernih serta penduduknya yang ramah menjadi daya tarik utama Pulau Dewata ini. Hanya saja Bali kini sudah ‘semakin besar’ dalam hal wisata.

Bali tak lagi hanya mengandalkan wisata pantainya yang indah. Head of Tourism Marketing Division Dinas Pariwisata Bali, Nyoman Wardawan mengungkapkan, Bali punya segudang inovasi dan strategi untuk menggaet turis.
“Sekarang ini Bali sedang fokus menggarap spiritual tourism,” katanya kepada CNNIndonesia.com, di Dinas Pariwisata Bali di sela Fam Trip Tour Operator di Bali, belum lama ini.Sebenarnya spiritual tourism ini sudah digagas sejak 2010 lalu, dan sampai saat ini masih dikembangkan.”
Dalam wisata spiritual ini, wisatawan diajak untuk menelusuri beragam aktivitas yang lebih religius. Untuk menikmati suasana religius khas Hindu, wisata ini dilakukan pada malam hari.
“Bali memang punya aura religi. Ini terlihat pada kehidupan sehari-hari penduduknya,” kata dia.
Nyoman mengatakan, berbagai aktivitas yang mendukung kegiatan spiritual tourism di Bali pun semakin banyak digelar. Peminatnya pun juga tak sedikit.
Beberapa contoh yang dimaksud Nyoman misalnya upacara perayaan keagamaan Hindu, upacara pembakaran mayat (ngaben) sampai festival yoga, meditasi juga ragam tarian.
“Acara festival spiritual ini banyak dilakukan di kawasan Bali Utara,” sebut Nyoman.
Selain spiritual tourism, Bali kini juga sedang mengembangkan sport tourism. Namun sport atau olahraga yang dimaksud adalah olahraga tradisional. Mepantingan atau gulat lumpur adalah salah satu wisata olahraga yang ingin dipopulerkan ke kalangan wisawatan.
Bali merupakan paket lengkap destinasi wisata. Tak hanya kaya akan destinasi alami, Bali juga punya wisata budaya, religi dan olahraga tradisional.
Nyoman mengatakan, wisata olahraga ini juga akan sekaligus memperkenalkan kebudayaan dan spiritual sekaligus. “Sebelum mulai mepantingan, akan ada upacaranya dulu, kemudian ada gamelannya. Setelah itu baru mulai gulat lumpur,” ucap dia.
Nyoman menambahkaNyoman mengatakan, wisata olahraga ini juga akan sekaligus memperkenalkan kebudayaan dan spiritual sekaligus. “Sebelum mulai mepantingan, akan ada upacaranya dulu, kemudian ada gamelannya. Setelah itu baru mulai gulat lumpur,” ucap dia.
Nyoman menambahkan bahwa, Bali sebenarnya punya segalanya, sebagai sebuah kawasan wisata. Dari wisata pantai di Kuta dan Sanur, wisata religi di Bali Utara, sport tourism di Gianyar sampai wisata alam asli desa wisata di kawasan Tabanan.
Berbagai inovasi dunia wisata Bali ini dilakukan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Indonesia. Tak dimungkiri, Bali memang punya daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing. Kondisi ini memang akan menambah nilai kunjungan wisata nasional.salah satunya adalah Ubud di Kabupaten Gianyar, Bali, segera ditetapkan sebagai destinasi gastronomi berstandar global oleh organisasi pariwisata dunia atau UN World Tourism Organization (UNWTO). Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata, Vita Datau menyambut baik “Kick Off” penetapan Ubud menjadi destinasi gastronomi prototype standar UNWTO.“Program yang dikerjakan oleh Kementerian Pariwisata dan UNWTO ini memasuki tahapan penting yaitu kunjungan tim yang ditunjuk oleh UNWTO untuk melakukan pendalaman dan penilaian atas destinasi yang diusulkan oleh Kementerian Pariwisata sejak 2017,” ujarnya dalam rilis yang diterimaVita mengatakan penetapan ini disebut sebagai tahap pengembangan produk wisata gastronomi di Ubud, peran pemerintah Kabupaten Gianyar, dan pelaku industri pariwisata akan lebih banyak dilibatkan.

“Melalui wawancara, kunjungan, verifikasi tim UNWTO akan bekerja selama lebih kurang satu minggu di destinasi yang telah sangat siap menjadi destinasi gastronomi kelas dunia ini,” imbuhnya.

Vita mengatakan pihaknya melihat potensi yang besar di Indonesia dengan aset gastronomi yang sangat luar biasa terutama keberagaman budaya dan bahan pangan lokal yang bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara.

“Program ini adalah satu dari strategi Pengembangan Wisata Kuliner Kemenpar yakni menaikkan popularitas destinasi kuliner yang lebih dikenal dunia sebagai destinasi gastronomi ke standar internasional,” katanya.Lebih rinci Vita Datau mengatakan ada tiga tahapan penting dalam proses mengangkat Ubud menjadi destinasi gastronomi dunia. Pertama, adalah melakukan inventarisasi aset dan atraksi gastronomi termasuk memetakan kesiapan industri dan pelaku usaha yang kemudian dibukukan dalam sebuah laporan dan diajukan ke UNWTO.

Kedua, penilaian oleh UNWTO dan dilakukan kick off proses verifikasi dan analisis melalui metode yang cukup detail termasuk wawancara kepada semua stakeholders gastronomi, Food and Beverages, produsen, hotel, restoran, chefs, inisiator food festival, pemerintah daerah, penyedia transportasi, akademisi, dan wisatawan lokal juga asing.

Proses di lapangan akan berlangsung 8 hari di Ubud, Gianyar, dan sekitarnya, sedangkan questionares akan dilakukan online dan offline selama tiga minggu. Pada tahap ini juga dilakukan perencanaan dan strategi rekomendasi.

Ketiga, rekomendasi yang perlu diterapkan dan dilakukan oleh stakeholders untuk kemudian dilakukan penilaian kedua yang dijadwalkan awal Agustus 2019. Jika semua proses dilakukan dengan benar, maka Ubud dapat dinyatakan sebagai destinasi gastronomi prototype UNWTO, yang telah sesuai dengan gastronomy destination development guideline UNWTO.

“Diharapkan program ini akan selesai secepatnya dan Ubud menjadi prototype gastronomy holistik pertama di Indonesia dan dunia,” kata Vita DatauTim UNWTO diwakili oleh Aditya Amaranggana sebagai Project Specialist mengatakan pihaknya mengapresiasi Indonesia akhirnya berhasil terpilih sebagai destinasi prototype untuk Wisata Gastronomi.

“Kami salut dengan kerja sama yang terjalin sejak 2017 hingga mencapai tahap ini. Tiga hal yang penting program ini bahwa satu fokus UNWTO 2019 adalah SDG’s, kedua program ini bisa membantu pencapaian SDG’s 2030 karena gastronomi adalah sebuah ekosistem hulu ke hilir yang menyentuh banyak point di SDG’s,” kata Aditya.

Selain itu kata dia, gastronomi mampu membuka lapangan kerja baru di industri FnB (Food and Beverage) yang memiliki potensi bagus di dunia.

“Melalui program ini diharapkan akan memberikan kesempatan bagi Indonesia melalui Ubud Gianyar untuk menunjukan aset budaya gastronomi yang sangat luar biasa,” katanya.

Roberta Garibaldi, Lead Expert yang ditunjuk UNWTO, menjelaskan sebuah destinasi gastronomi yang holistik memiliki nilai warisan budaya, kualitas lokal produk atau bahan makanan dimana industrinya berkembang, amenitas gastronomi cukup mumpuni dan sustain (restaurants, warung, café, bar) yang mengangkat kearifan lokal.

Berawal dari mimpi menjadi sebuah pengusaha rakyat

Mimipi saya adalah mempunyai sebuah restoran di tempat sekitar tempat wisata yg terkenal agar membuat usaha saya berjalan lancar dan bisa membuka lapangan pekerjaan bagi org yg membuthkan dan bagi masyarakan sekitarannya. Memiliki sebuah restoran atau kafe dapat memberikan kepuasan besar. Namun, sering kali, usaha jenis ini sulit untuk dikelola. Sekitar 30% dari restoran independen tutup dalam tahun pertama setelah dibuka. Meski demikian, semakin lama Anda mengelola usaha ini, semakin kecil kemungkinan Anda untuk bangkrut. Sama halnya dengan memulai usaha lainnya, Anda harus memperhitungkan banyak hal sebelum membuka kafe atau restoran Anda. Contoh: apakah Anda akan membutuhkan pinjaman uang? Berapa banyak uang yang akan Anda butuhkan? Di mana lokasi usaha Anda nantinya? Bagaimana Anda bisa menarik pelanggan dan bersaing dengan restoran serta kafe lainnya? Oleh karena itu, berikut adalah beberapa hal yang dapat membantu Anda dalam menyusun rencana guna membuka usaha Anda sendiri.Pastikan bahwa berwirausaha merupakan hal yang tepat untuk Anda. Sebagian besar pemilik restoran dan kafe bekerja karena dorongan gairah. Hal tersebut membuat mereka mampu melalui saat-saat sulit dan menghadapi risiko kegagalan yang selalu menyertai pengusaha kecil.Selain memiliki gairah, Anda juga harus memastikan bahwa kepribadian Anda cocok untuk menghadapi ketidakpastian yang senantiasa membayangi dunia kewirausahaan.
Sebagai contoh, apakah Anda merasa nyaman menghadapi ketidakpastian? Apakah Anda berani melakukan sesuatu hal yang berisiko tinggi?
Seberapa nyaman Anda mempromosikan diri Anda sendiri? Dapatkah Anda menjual usaha Anda kepada komunitas terdekat sekaligus orang-orang asing?
Apakah Anda bersedia untuk bekerja dari pagi hingga malam untuk menjaga kelangsungan usaha Anda?
Apakah Anda merasa nyaman untuk bertanggungjawab atas kesuksesan atau kegagalan Anda sendiri?
Apakah Anda menikmati kegiatan pemecahan masalah dan upaya berpikir kreatif?Teliti lingkungan sekitar. Daerah lingkungan tempat Anda akan membuka restoran atau kafe akan memiliki pengaruh signifikan untuk kesuksesan. Sangatlah penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor seperti lokasi, seberapa cepat Anda dapat mengembangkan usaha Anda, dan apa yang membedakan usaha Anda dari pesaing Anda.
Anda harus melakukan riset pasar yang signifikan guna mempelajari lokasi terbaik, jenis konsumen yang Anda bisa targetkan, dan kebutuhan yang dapat Anda penuhi.
Sumber-sumber referensi seperti Badan Pusat Statistik dapat membantu Anda dalam memperoleh data-data industri.Bicaralah dengan para pemilik usaha kecil lainnya di daerah Anda. Membangun jaringan dengan para pemilik kafe dan restoran akan membantu Anda dalam memahami proses pembukaan usaha secara langsung.
Diskusikan tantangan dan kesulitan yang mereka hadapi serta strategi untuk menghadapinya.
Ingatlah bahwa membangun jaringan merupakan suatu proses timbal-balik. Pastikan Anda berterima kasih kepada orang-orang yang telah menyediakan waktu untuk berdiskusi dengan Anda; setelahnya, apabila usaha Anda telah berdiri dan berjalan, tawarkanlah bantuan kepada mereka. Tindakan ini akan menunjukkan itikad baik Anda sebagai pengusaha.Tentukan target pasar. Anda harus menentukan pangsa pasar yang Anda targetkan. Walaupun sebagian besar orang akan makan di luar rumah beberapa hari sekali, tidaklah mungkin menargetkan semua orang tersebut. Biasanya, upaya melakukannya akan membuahkan kegagalan. Oleh karena itu, fokuslah pada golongan konsumen yang dapat Anda tarik kepada restoran dan kafe Anda.
Sebagai contoh, restoran yang menghidangkan steik, makanan Cina, pasta Italia, dan makanan laut segar sekaligus akan membingungkan konsumen. Suatu usaha yang berspesialisasi dalam satu area khusus lebih berkemungkinan untuk bisa menarik pelanggan. Pilihlah beberapa hal yang dapat dilakukan oleh restoran Anda dan lakukan hal-hal tersebut sebaik mungkin.
Anda juga sebaiknya mempertimbangkan faktor demografi lokal. Konsumen seperti apa yang sering menyambangi restoran setempat? Apakah anak-anak muda, yang cenderung memilih makanan cepat saji yang praktis atau menu yang unik? Apakah para keluarga, yang sering kali berfokus pada harga dan kenyamanan? Ataukah para pekerja profesional, yang cenderung mencari tempat makan yang megah dan mewah?
Anda sebaiknya menyeimbangkan antara menarik golongan yang belum tereksploitasi dengan menghindari menarget pelanggan yang sulit untuk ditarik.
Anda juga sebaiknya menentukan apakah Anda ingin membuka restoran cepat saji, menengah, atau mewah. Mengetahui pilihan dan demografi konsumen di sekitar tempat usaha Anda akan membantu menentukan jenis restoran seperti apa yang paling munTentukan konsep. Seluruh restoran membutuhkan suatu “konsep” atau sesuatu yang membuat pelanggan mengetahui garis besar menu di dalamnya. Konsep tersebut tidak perlu rumit atau mahal; yang terpenting, Anda dapat menggambarkan dengan jelas “visi” yang akan ditawarkan oleh restoran Anda.
Sebagai contoh, apabila Anda menyukai ayam goreng dan makanan tradisional buatan kakek-nenek Anda, memusatkan menu pada hal tersebut akan menjadi “konsep” untuk Anda. Dengan demikian, Anda tidak akan menawarkan hamburger atau makanan Korea di restoran Anda.
Pertimbangkan juga lokasi usaha. Sebagai contoh, restoran dengan tema makanan laut akan maju apabila lokasinya berada di dekat sungai atau pantai. Hasilnya akan berbeda jika berada jauh di pegunungan karena biaya untuk memperoleh bahan-bahan berkualitas akan menjadi lebih mahal.
Kafe dengan konsep khusus juga kini semakin diminati. Konsumen akan tertarik untuk membeli kopi yang dibuat dengan tangan, organik, dan memiliki tanda-tanda kualitas unik lainnya. Tentukan apakah Anda ingin membuka kafe seperti itu atau kafe tradisional yang biasa.Tentukan apakah Anda ingin memulai dari nol atau membeli usaha yang sudah ada. Walaupun kegagalan dari membuka restoran independen jauh lebih rendah dari yang biasa diperkirakan (hanya sekitar 30% pada tahun pertama berdiri), jumlah usaha yang dijual jauh lebih tinggi. Para pemilik restoran dan kafe sering kali memutuskan untuk menjual usaha mereka kepada pemilik baru. Apabila Anda menemukan sebuah restoran yang sudah cukup sukses, membelinya bisa menjadi pilihan yang bagus.
Apabila Anda memilih cara ini, pastikan Anda tetap meriset alasan pemilik sebelumnya ingin menjual restorannya. Apakah restoran tersebut bisa menghasilkan profit? Apakah jumlah pelanggannya bagus? Apakah pemilik sebelumnya ingin pensiun, atau restorannya sedang mengalami masalah?
Pilihan lainnya adalah dengan waralaba. Membuka sebuah rumah makan dari waralaba yang sudah sukses dapat menjadi cara yang bagus untuk memperoleh merek yang terkenal dan akses pada pangsa pasar secara langsung. Namun, Anda tidak akan memiliki kendali yang sama banyaknya atas produk dan pengelolaan usaha dibandingkan dengan apabila Anda membuka restoran Anda sendiriKalkulasi dana yang dibutuhkan. Sebuah restoran atau kafe akan membutuhkan kapital yang mencukupi pada awal mulanya dibuka. Jumlah dana yang Anda butuhkan akan sangat bervariasi tergantung pada lokasi, skala usaha, dan seberapa banyak investasi yang dibutuhkan. Saat ini, telah tersedia beberapa kalkulator daring yang dapat Anda gunakan untuk memperoleh jumlah kasar dana yang diperlukan untuk memulai usaha Anda.
Sebaiknya, Anda tidak terlalu berambisi terlalu besar di awal.Setelah Anda membangun reputasi menu yang Anda tawarkan, barulah Anda bisa meningkatkan kapital.Anda dapat memulai dengan sebuah kios kecil yang berfokus pada penyediaan satu menu minuman atau makanan yang lezat.
Pastikan Anda juga meneliti gaji pegawai rata-rata di daerah Anda. Data ini akan dibutuhkan saat Anda menulis rencana usaha.
Rencanakan untuk tidak memperoleh profit selama setidaknya enam bulan. Sisihkan uang di awal untuk menutupi pengeluaran pribadi Anda selama enam bulan.Tulis rencana usaha. Dengan adanya rencana usaha yang baik, Anda akan memastikan tidak adanya hal-hal yang gawat dan mengejutkan setelah Anda membuka restoran atau kafe Anda.Kementerian Perdagangan Republik Indonesia memiliki Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) yang melatih para pemilik usaha kecil untuk menyusun rencana usaha dan memulai bisnis. Secara umum, Anda harus mempertimbangkan dan menuliskan hal-hal berikut:
Sebuah rencana usaha terdiri atas banyak elemen. Sangatlah penting untuk memiliki gambaran jelas mengenai identitas restoran yang akan Anda dirikan, termasuk menu makanan yang akan disajikan, lokasinya, dan tujuan jangka pendek dan panjangnya.
Jabarkan semua biaya dengan jelas. Tuliskan biaya sewa tempat atau harga tanah, jumlah gaji yang akan diberikan, asuransi, mebel dan perlengkapan, bahan makanan, dsb.
Susun strategi pemasaran yang jelas. Anda harus memiliki target pasar yang jelas dan tindakan apa yang harus Anda lakukan untuk menarik mereka. Anda juga harus mengetahui siapa pesaing-pesaing Anda dan bagaimana Anda akan bersaing dengan mereka. Dalam bagian ini, Anda juga harus menjabarkan biaya rata-rata untuk pemasaran, legalisasi, dan perizinan yang diperlukan.
Tuliskan menu. Pastikan Anda mengetahui dengan jelas makanan yang akan disajikan di restoran Anda. Ketahui penyuplai tempat Anda akan membeli bahan makanan dan harga dari tiap-tiap bahan makanan tersebut. Pertimbangkan harga bahan mentah dalam menyusun harga pada menuAmankan pendanaan. Setelah Anda memiliki rencana usaha yang kuat, Anda akan harus mengamankan dana yang diperlukan. Jumlah dana tersebut akan bervariasi dari beberapa puluh juta saja hingga miliaran rupiah.Jangan meminjam atau mengeluarkan uang lebih banyak dari yang Anda butuhkan.
Anda dapat menggunakan dana pribadi sebagai modal awal.
Anda juga bisa memiliki satu atau dua rekanan, terutama apabila rencana usaha Anda sangat meyakinkan. Namun, sebelumnya, pastikan Anda telah menyusun perjanjian rekanan yang bagus.
Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Serta Perdagangan dapat menghubungkan Anda dengan para pemberi dana dan investor lainnya

perkembangan revolusi terhadap sektor pariwisata era milenial di indonesia

Tahun 2018 telah usai dengan segala harapan dan cita-cita yang harus terus diperjuangkan. Hari baru di 2019 menyiratkan semangat untuk mewujudnyatakan harapan dan cita-cita yang belum usai di 2018. Secara umum dalam pembangunan dan pengembangan yang ada dalam kabupaten tercinta, kabupaten Humbang Hasundutan, Khususnya dalam pengembangan potensi pariwisata yang ada terlebih didalam masa revolusi industri 4.0 yang sudah mulai kita jajaki.Kilas Revolusi Industri 4.0Salah satu sejarah terbesar di dunia adalah dengan adanya Revolusi Industri. Tak dapat dipungkiri bahwa kehidupan kita tidak bisa lepas dari benda dan alat yang kita gunakan untuk mempermudah aktivitas dan pekerjaan setiap manusia, dimana hal tersebut adalah hasil dari revolusi industri.Kilas revolusi industri dimulai pada tahun 1784 dengan ditemukannya mesin uap dan alat-alat mekanisasi. Revolusi Industri yang kedua terjadi pada abad ke-19 ditemukan produksi dengan bantuan listrik. Revolusi Industri yang ketiga ditandai dengan hadirnya penggunaan teknologi komputer untuk otomasi manuktuktur pada tahun 1970. Dan saat ini kita (Indonesia) menjajaki masa revolusi indutri 4.0 ditandai dengan ekspansi teknologi melalui kecanggihan digital dan internet yang sudah kita rasakan sampai hari ini, misalnya Traveloka, Go-Jek, Grab, Online Shop dan lain-lain yang telah memudahkan masyarakat.Revolusi Industri sudah menjadi tuntutan sesuai kebutuhan zaman yang tidak bisa dihindarkan. Kita harus siap menghadapi Revolusi Industri 4.0 dengan berfikir kritis, kreatif, komukasi, dan bekerjasama. Dengan harapan juga akan melahirkan generasi yang kompetitif dan berdaya saing tinggi.Dalam mendorong pengembangan pariwisata, pada tahun 2018 Arief Yahya selaku menteri Pariwisata menekankan pentingnya perkembangan teknologi dalam mendorong sektor pariwisata di Indonesia.
Oleh karenanya Kementeriannya mendorong Pariwisata 4.0 agar membawa hasil signifikan pada sektor pariwisata Indonesia. Peringatan Hari Pariwisata Dunia (Word Tourism Day) sudah diperingati pada 28 september 2018 yang lalu dengan  membawa tema “Tourism and The Digital Transformation” atau sebagai Tahun Pariwisata dan Transformasi Digital.Pariwisata Indonesia Saat IniSelama 3 tahun terakhir, Wonderful Indonesia mendapatkan lebih dari 100 penghargaan dari berbagai negara. Hal ini tidak lepas dari keberhasilan event pariwisata yang dilaksanakan Kemenpar di bawah kepemimpinan Arief Yahya sejak menjabat sebagai Menteri Pariwisata. Arief Yahya sendiri pernah menjadi Direktur Utama PT Telkom Indonesia . Pada saat dilantik oleh Presiden Jokowi, Kementrian Pariwisata yang di bawah kendali Arief ditargetkan untuk meraih 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) sampai tahun 2019. Pada 2017 kemarin, wisman sendiri mampu mencapai 15 juta kunjungan ke Indonesia.Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya beberkan visi pariwisata Indonesia dalam menyambut revolusi industri 4.0.
Menpar meyakini, datangnya Era Creative atau Cultural Industry dalam revolusi industri 4.0 adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa dihindarkan. Karena cepat atau lambat akan menyisir hampir di seluruh sektor, tak terkecuali pariwisata.
“Saat ini pelancong, khususnya millennials 70 persen sudah menikmati manfaat era digital. Mereka melihat destinasi, pesan, dan bayar sudah dalam satu aplikasi di ponsel pintar dengan cepat, murah dan mudah,” kata Menpar Arief Yahya sesuai dengan informasi yang Kompas.com terima, Jumat (22/3/2019).
Sadar akan hal tersebut, Menpar punya cara sendiri untuk menyambut revolusi industri 4.0 yang serba digital tersebut. Diantaranya adalah dengan menyiapkan platform digital dengan nama New ITX-Indonesia Tourism Exchange.
Platform tersebut adalah sebuah etalase produk pariwisata berwujud digital agar UMKM  kecil, mikro, dan menengah tetap eksis dengan berjualan paket melalui digital marketplace.
“Hal itu sesuai dengan Gerakan Go Digital yang sudah kami sah kan dalam Rakornas di Ancol, Jakarta akhir Februari lalu,” lanjut Menpar Arief.
Lebih lanjut, menpar mencontohkan fenomena hadirnya Online Travel Agent (OTA) yang semakin kuat dan jauh meninggalkan bisnis travel agent konvensional. Misalnya Traveloka yang berhasil mencapai predikat unicorn digital company Indonesia.
Meskipun begitu, dalam pelaksanaannya bukan tanpa hambatan. Menu“Orang lama akan dibimbing untuk memasuki era baru yang serba digital. Sesuai dengan hasil Rakornas terakhir triwulan I 2019 yang berfokus pada Transforming Tourism Human Resources, Winning The Global Competition in 4.0 Era,” ujar Menpar.Sebagai informasi, saat ini pemerintah di bawah arahan langsung Presiden Joko Widodo sedang fokus dalam pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM). Pada 2019 ini pun diharapkan menjadi tahun pembangunan SDM Indonesia.Terkait hal itu, Menpar mengakui telah menyiapkan formula khusus untuk pemberdayaan SDM Indonesia untuk sektor pariwisata.“Kami akan menyiapkan SDM pariwisata yang siap menghadapi era Digital Tourism 4.0. Proses ini sebenarnya sudah dilakukan sejak 4 tahun silam dari tradisi analog konvensional menuju era digital di semua lini,” ungkap Menpar.
Dengan visi inilah Menpar meyakini, Indonesia akan tangguh dan mampu memenangi persaingan dalam dunia pariwisata.
“Revolusi industri sudah terasa dan makin terlihat di depan mata. Maka kami harus berlari lebih cepat, melompat lebih tinggi, agar bisa memenangkan persaingan global,” tutup Menpar Arief Yahya.
Beberapa hasil yang didapatkan pada periode Menteri Arief Yahya adalah, seperti pada tahun 2017 Indonesia mampu masuk diposisi 50 besar dunia tepatnya posisi 42 dunia di sektor pariwisata. Menteri Pariwisata juga mengajak seluruh pemangku kepentingan lain membangun sektorRevolusi Industri 4.0 tidak bisa dihindarkan. Tuntutan perkembangan teknologi ini membawa kita semua untuk siap menghadapi berbagai innovation di berbagai lini . Dapat dilihat dengan maraknya ekspansi dunia digital dan internet ke Sebagai generasi muda juga mempunyai peran besar dalam melahirkan insan karakter dan kritis. Ada 4 hal penting di era Revolusi Industri 4.0 yaitu critical thingking, creativity, communication, dan collaboration.
Lalu, bagaimana dengan Generasi Milenial? Menurut Pew Research Center , generasi milenial adalah generasi yang terlahir antara tahun 1981 sampai 1996. Generasi tersebut dianggap lebih suka menghabiskan uang untuk pinik dibandingkan membeli rumah. Jika mengacu pada tahun 1998, usia generasi Milenial saat ini adalah berusia antara 22 tahun hingga 37 tahun.
Senior Director Global Lead Consumer Industries Accenture Consulting menyatakan bahwa ada 60 persen populasi milenial secara global di tahun 2020 akan berada di Asia . Oleh sebab itu, milenial adalah sebuah potensi besar di Industri Pariwisata. Karakteristik milenial sendiri adalah mudah beralih dan pilih alternatif lain yang lebih bisa memberikan keuntungan. Milenial juga ingin sebuah kemudahan dalam berbagai aktivitas nya, hal ini bisa dimaksimalkan dengan penggunaan teknologi digital.Ide Eco-Digital Pariwisata 4.0 Toraja“Why build dinasty when can create ecosystem” sering terdengar pada startup berbasis Teknologi. Ya, internet adalah sebuah media promosi yang tepat bagi se pariwisata dalam konsep ABGCM (Academic, Business, Government, Community, dan Media).Pariwisata Indonesia Saat IniSelama 3 tahun terakhir, Wonderful Indonesia mendapatkan lebih dari 100 penghargaan dari berbagai negara. Hal ini tidak lepas dari keberhasilan event pariwisata yang dilaksanakan Kemenpar di bawah kepemimpinan Arief Yahya sejak menjabat sebagai Menteri Pariwisata. Arief Yahya sendiri pernah menjadi Direktur Utama PT Telkom Indonesia . Pada saat dilantik oleh Presiden Jokowi, Kementrian Pariwisata yang di bawah kendali Arief ditargetkan untuk meraih 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) sampai tahun 2019. Pada 2017 kemarin, wisman sendiri mampu mencapai 15 juta kunjungan ke Indonesia.
Beberapa hasil yang didapatkan pada periode Menteri Arief Yahya adalah, seperti pada tahun 2017 Indonesia mampu masuk diposisi 50 besar dunia tepatnya posisi 42 dunia di sektor pariwisata. Menteri Pariwisata juga mengajak seluruh pemangku kepentingan lain membangun sektor pariwisata dalam konsep ABGCM (Academic, Business, Government, Community, dan Media). Contoh yang mengalami revolusi terhadap pariwisata adalah toraja.Kilas Parwisata TorajaPariwisata Indonesia Saat IniSelama 3 tahun terakhir, Wonderful Indonesia mendapatkan lebih dari 100 penghargaan dari berbagai negara. Hal ini tidak lepas dari keberhasilan event pariwisata yang dilaksanakan Kemenpar di bawah kepemimpinan Arief Yahya sejak menjabat sebagai Menteri Pariwisata. Arief Yahya sendiri pernah menjadi Direktur Utama PT Telkom Indonesia [1]. Pada saat dilantik oleh Presiden Jokowi, Kementrian Pariwisata yang di bawah kendali Arief ditargetkan untuk meraih 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) sampai tahun 2019. Pada 2017 kemarin, wisman sendiri mampu mencapai 15 juta kunjungan ke Indonesia.
Beberapa hasil yang didapatkan pada periode Menteri Arief Yahya adalah, seperti pada tahun 2017 Indonesia mampu masuk diposisi 50 besar dunia tepatnya posisi 42 dunia di sektor pariwisata. Menteri Pariwisata juga mengajak seluruh pemangku kepentingan lain membangun sektor pariwisata dalam konsep ABGCM (Academic, Business, Government, Community, dan Media).
Kilas Parwisata Toraja
Pada tahun 1974, pertemuan PATA (Pasific Asia Travel Association) melaksanakan pertemuan di Toraja (Tongkonan Siguntu) yang dihadiri perwakilan dari 60 negara. Konferensi tersebut membuat Toraja semakin dikenal sebagai Daerah Tujuan Wisata yang handal.
Ketua Asita (Asosia Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia) Sulawesi Selatan pada tahun 2015 menyatakan bahwa promosi pariwisata Toraja (Kabupaten Toraja Utara dan Tana Toraja) perlu ditingkatkan lagi. Festival Internasional torajaPada tahun 1974, pertemuan PATA (Pasific Asia Travel Association) melaksanakan pertemuan di Toraja (Tongkonan Siguntu) yang dihadiri perwakilan dari 60 negara. Konferensi tersebut membuat Toraja semakin dikenal sebagai Daerah Tujuan Wisata yang handal .
Ketua Asita (Asosia Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia) Sulawesi Selatan pada tahun 2015 menyatakan bahwa promosi pariwisata Toraja (Kabupaten Toraja Utara dan Tana Toraja) perlu ditingkatkan lagi. Festival Internasional toraja
Sebagai informasi, saat ini pemerintah di bawah arahan langsung Presiden Joko Widodo sedang fokus dalam pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM). Pada 2019 ini pun diharapkan menjadi tahun pembangunan SDM Indonesia.
Terkait hal itu, Menpar mengakui telah menyiapkan formula khusus untuk pemberdayaan SDM Indonesia untuk sektor pariwisata.
“Kami akan menyiapkan SDM pariwisata yang siap menghadapi era Digital Tourism 4.0. Proses ini sebenarnya sudah dilakukan sejak 4 tahun silam dari tradisi analog konvensional menuju era digital di semua lini,” ungkap Menpar.
Dengan visi inilah Menpar meyakini, Indonesia akan tangguh dan mampu memenangi persaingan dalam dunia pariwisata.
“Revolusi industri sudah terasa dan makin terlihat di depan mata. Maka kami harus berlari lebih cepat, melompat lebih tinggi, agar bisa memenangkan persaingan global,” tutup Menpar Arief Yahya.

digital travel di era globalosasi dan milenial

Sudah menjadi hal umum jika pariwisata dunia dikuasai oleh milenial tourism. Maka itu, pariwisata di Tanah Air sudah harus menuju ke digitalisasi.Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengajak para pelaku industri pariwisata yang tergabung dalam ASITA untuk menggalakkan digital dan milennial tourism di Indonesia.Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, pentingnya isu Digital & Millennial Tourism untuk dikembangkan dan digalakkan di Indonesia.Menpar juga menekankan, Pemeritah terus mendukung industri pariwisata di Indonesia, untuk menjadikan sektor pariwsata menjadi salah satu penyumbang devisa terbesar di Tanah Air salah satunya dengan cara digitalisasi.Arief Yahya mengatakan, peran pemerintah melalui Kementerian Pariwisata yang paling utama adalah mendukung para pelaku Industri untuk tumbuh dan berkembang.“Industri lead and goverment support. Pemerintah melayani industri bukan sebaliknya. Ini patut disyukuri komitmen kuat dari Industri dan harus dijaga oleh semua elemen Pentahelix, ABCGM (Academician, Business, Community, Government, Media). Kemenpar mendukung ASITA,” kata Menpar Arief Yahya.Menpar Arief juga menjelaskan pertumbuhan pariwisata di Indonesia menjadi salah satu paling tercepat di dunia. Untuk itu pemerintah fokus pada dua hal, yang pertama deregulasi dan yang kedua adalah digitalisasi.Menurut dia, transformasi melalui digital saat ini paling tepat dilakukan karena hampir 70 persen wisatawan ke Indonesia sudah menggunakan digital.“Di pariwisata, ‘search and share’ itu 70 persen sudah melalui digital. Sudah tidak lagi bisa mengandalkan ‘walk in service’, menyuruh pelanggan datang langsung ke kantor travel agent untuk reservasi tiket dan memilih paket wisata,” kata Menpar Arief Yahya.Selain itu, Menpar juga mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dengan ASITA selama ini. Menpar mengharapkan kerja sama dengan ASITA terjalin dengan semakin baik di kepengurusan baru.Dalam Rakernas DPP ASITA 2019, Menteri Pariwisata juga melantik Ketua sekaligus jajaran Dewan Pengurus Pusat ASITA untukmasa bakti 2019-2024 di Balairung Soesilo Sudarman, Gedung Kementerian Pariwisata, Jakarta.Peran industri pariwisata yang tergabung dalam ASITA, kata Arief Yahya, sangat penting untuk menjadikan sektor pariwisata memiliki daya saing.Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), Nunung Rusmiati yang baru saja dilantik menambahkan pihaknya sangat mengapresiasi dukungan pemerintah yang selalu ada di belakang industri.Terima kasih kepada pemerintah yang mendengarkan keluhan industri kami terkait tiket pesawat yang sudah mulai turun. Dampak kenaikan tiket pesawat sangat terasa sekali lantaran penyebaran wisatawan menjadi tidak merata di Indonesia. Dan pemerintah sudah melakukan banyak hal untuk membantu industri pariwisata,” ujarnya.Nunung Rusmiati dalam sambutannya menetapkan komitmen untuk mendukung pengembangan sektor Pariwisata Indonesia. ASITA memiliki 7.000 anggota yang tersebar di 34 provinsi. Di antaranya adalah melalui partisipasi dalam program-program Kementerian Pariwisata.Platform penyedia layanan travel kian menjamur. Berbagai penawaran menarik disuguhkan kepada masyarakat oleh sejumlah paltform tersebut. Mulai dari tiket pesawat, tiket kereta, hotel dan lainnya dengan pilihan harga bervariasi.
Generasi milenial yang sangat sering melakukan perjalanan menggunakan platform travel tersebut. Harga terjangkau dengan fasilitas terlengkap yang menjadi daya tarik mereka. Inilah yang mendorong PT Global Digital Open Trip untuk meluncurkan platform travel digital berbasis website dan aplikasi mobile untuk generasi milenial bernama diOpentrip.Generasi milenial sangat menyukai paket perjalanan terlengkap, cepat dengan harga terjangkau. Itulah yang kami sajikan di diOpentrip. Terlebih dengan fitur Nego yang kami usung, harganya jelas lebih murah,” ucap Raine Renaldi selaku Direktur Utama diOpentrip di sela peluncuran aplikasi diOpentrip di bilangan Kuningan, Jakarta, Kamis (05/04/2018), pada redaksi.
Acara peluncuran diOpentrip ini juga dihadiri oleh Sandiaga Uno, Wakil Gubernur DKI Jakarta.
“Kita ingin memberikan kebijakan di Jakarta untuk anak muda seperti platform Open Trip ini. Karena generasi milenial mampu mendorong ekonomi digital. Kami juga akan undang mereka ke Jakarta Smart City,” ujar Sandiaga.Sandiaga menambahkan, ”Berbeda dengan platform lain, diOpentrip ini menawarkan harga yang terjangkau, bahkan bisa di nego sehingga pas untuk anak muda yang suka travelling.”
Raine lanjut menambahkan, ”Dari segi desain dan layanan kita buat semudah dan sesimpel mungkin untuk generasi milenial.”Untuk harga termurah yang paling diminati generasi milenial kita akan hadirkan fitur kalender. Itu akan luncurkan di bulan Mei mendatang. Jadi lebih murah dan sangat cocok untuk generasi milenial yang ingin travelling dengan budget minim, namun layanan nya lengkap,” tutup Raine

Introduce Yourself (Example Post)

This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.

You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.

Why do this?

  • Because it gives new readers context. What are you about? Why should they read your blog?
  • Because it will help you focus you own ideas about your blog and what you’d like to do with it.

The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.

To help you get started, here are a few questions:

  • Why are you blogging publicly, rather than keeping a personal journal?
  • What topics do you think you’ll write about?
  • Who would you love to connect with via your blog?
  • If you blog successfully throughout the next year, what would you hope to have accomplished?

You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.

Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.

When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.

Design a site like this with WordPress.com
Get started